3 Teknik Kontras Agar Lagu Anda Terdengar Fresh

Salah satu jebakan yang sering membuat penulis lagu tersandung adalah Chorus yang terlalu mirip dengan Verse.

Tujuan adanya berbagai bagian atau section yang berbeda dalam lagu Anda adalah supaya ada keanekaragaman.

Secara umum, setiap bagian musik seperti Verse, Pre-Chorus, Chorus, dan Bridge harus saling kontras.

Hal ini penting agar lagu Anda fresh. Kontras juga sangat penting di bagian Chorus, karena Chorus harus benar-benar menonjol dibanding bagian lagu yang lain.

Bagaimana caranya Anda bisa menerapkan ide menciptakan kontras dalam musik? Ada 3 cara untuk menciptakan kontras antara bagian-bagian lagu Anda:

1. Gunakan rentang melodi yang berbeda antara Verse dan Chorus

Untuk menciptakan kontras efektif dari segi melodi, pastikan melodi Chorus lebih tinggi daripada Verse.

Untuk mencari tahu apakah lagu Anda sudah punya kontras melodi yang bagus, ambil kertas dan gambar garis yang mewakili alur melodi dalam lagu Anda. Kalau ada bukit atau lembah di gambar Anda, berarti sudah ada kontras melodi dalam lagu Anda. Namun, kalau garis yang Anda gambar lurus-lurus saja, Anda memiliki melodi flatline - yaitu istilah medis yang diberikan kepada pasien yang detak jantungnya berhenti!

Anda ingin detak jantung lagu Anda terus berdetak bukan?

Melodi flatline terjadi jika Anda memulai bagian Verse pada nada tertinggi rentang vokal Anda. Ketika tiba di bagian Chorus, Anda tidak bisa lagi bernyanyi lebih tinggi jadi rentangnya tetap disitu. Hasil akhirnya adalah melodi yang Anda yang nyanyikan tidak bergerak.

Cara paling mudah menghindari jebakan ini adalah menulis Verse di rentang melodi yang nyaman bagi Anda tetapi rendah. Hal ini memberikan ruang bergerak bagi Anda agar bisa menanjak ke Chorus.

Kalau Anda menulis melodi Chorus duluan, usahakan ada di bagian atas rentang vokal Anda. Hal ini memberikan ruang supaya melodi Verse bisa Anda tulis lebih rendah, dan masih ada kontras melodi yang bagus.

Tentunya, Anda harus mengawasi rentang keseluruhan melodinya agar tetap ada dalam rentang normal seorang penyanyi (biasanya satu oktaf plus tiga atau empat nada).

2. Gunakan progresi kord dengan kord awal yang berbeda untuk setiap bagian lagu

Cara kedua untuk membuat bagian-bagian lagu terdengar berbeda adalah kontras secara harmonis atau progresi kord.

Kord-kord yang digunakan dalam lagu menjadi fondasi untuk melodi sekaligus menentukan emosi yang dirasakan pendengar Anda. Kalau Verse dan Chorus lagu Anda menggunakan progresi kord yang sama, ada kemungkinan keduanya terdengar terlalu mirip. Begitu juga halnya dengan Bridge atau bagian Pre-Chorus. Cobalah memilih progresi kord yang berbeda untuk setiap bagian lagu yang berbeda.

Cara paling mudah untuk mencapai ini adalah dengan memulai setiap bagian pada kord yang berbeda. Jika Verse mulai dari kord G, coba Chorus mulai dari kord C, dan Bridge-nya mulai dari kord Am.

Sebagai contoh, Verse dalam lagu pemenang Grammy Award “Wind Beneath My Wings” mulai dari kord G sementara Chorusnya mulai dari kord Em.

Hal ini bukan berarti Anda tidak boleh memakai kord yang sama untuk memulai Verse dan Chorus, tetapi kalau Anda melakukan hal itu pastikan Anda memasukkan unsur kontras lainnya, seperti teknik kontras berikut.

3. Gunakan not-not yang beda panjang pendeknya antara bagian lagu

Cara ke-3 membuat kontras yang efektif antara bagian lagu adalah dengan mengubah irama melodi atau panjang pendek not antara bagian Verse dan Chorus.

Contoh terbaik adalah lagu hits sepanjang masa “Somewhere Over the Rainbow”, yang memiliki bagian B section alih-alih Chorus:

Apakah Anda bisa mendengar kontras irama melodinya?

Irama melodi di bagian Verse terdiri dari not-not setengah. Sedangkan bagian Bridge (yang berawal dari lirik “Someday I’ll wish upon a star”) terdiri dari not-not seperdelapan yang lebih cepat.

Perbedaan panjang pendek not ini membuat kontras yang efektif.

Kalau Anda perhatikan, baik Verse maupun Bridge lagu di atas mulai pada kord yang sama, dan ada dalam rentang melodi yang sama. Perubahan irama inilah yang menjadi satu-satunya kontras antara bagian Verse dan Bridge, dan ternyata hal itu cukup untuk membuat lagu ini menjadi hits!

Lalu bagaimana jika Anda hanya penulis lirik dan bukan penulis melodi?

Kontras irama melodi ini hal yang bagus yang bisa Anda masukkan ke dalam lirik Anda hanya dengan memperhatikan irama alamiah dari kata-kata yang Anda ucapkan dan tuliskan.

Gabungkan ke-3 teknik kontras di atas, antara kontras melodi, kontras progresi kord, dan kontras irama melodi untuk membuat lagu Anda terdengar fresh!

Tetap Smart Hits!

*Tutorial ini disadur dari artikel “Creating A Standout Chorus” oleh Danny Arena: http://www.songwriting.net/blog/bid/52623/Songwriting-Tip-Creating-A-Standout-Chorus
*Kalau Anda mendapat manfaat dari tutorial ini, tolong share tutorial teknik kontras ini ke teman-teman Anda melalui Facebook, Twitter, atau email. Terima kasih atas dukungan Anda!
*Teknik kontras adalah salah satu dari banyak teknik menulis lagu hits. Untuk mendapat teknik menulis lagu hits lainnya, silakan klik disini dan berlangganan tutorial gratis.
*Butuh bantuan langsung? Silakan tinggalkan komentar Anda di bagian bawah.

Istilah mesin pencari:

  • TEKNIK KONTRAS
  • contoh lagu teknik kontras
  • ciri-ciri oktaf
  • bagian-bagian oktaf
  • melodi tentang lagu somewhere over the rainbow
  • hal hal yang buat kontras
  • belajar membuat bagianlagu
  • alur melodi musik yang terdengar
  • not lagu somewhere over the rainbow
  • melody dari lagu somewhere over the rainbow

Trackbacks

  1. [...] Yang dimaksud dengan kord transisi (atau kord jembatan) adalah kord yang terletak antar kord. Kord transisi ini bisa dipakai atau tidak dipakai. Kalau dipakai, efeknya bisa membuat lagu Anda terdengar lebih berwarna dan bervariasi. [...]

Leave a Reply