Jurus-Jurus Aransemen Lagu yang Bisa Anda Tiru dari Lagu “Squander” – Skunk Anansie

Apakah Anda selalu mencari contoh aransemen lagu yang bagus? Apakah Anda sering berpikir “Enaknya diapain ya?” dalam hal aransemen lagu Anda?

Memang, sebuah aransemen lagu bisa menjadi faktor penentu apakah lagu itu hits atau tidak. Anda pasti pernah menjumpai kasus dimana ada sebuah lagu bagus yang tidak menjadi hits. Tetapi, ketika lagu yang sama diubah aransemennya, ternyata bisa menjadi hits bahkan sampai tingkat internasional!

Sudahkah Anda memahami pentingnya memilih aransemen lagu yang pas untuk lagu Anda?

Tentunya, belajar mengaransemen lagu adalah skill yang harus senantiasa Anda kembangkan. Semakin Anda bisa membuat aransemen lagu yang pas, semakin lagu Anda bisa menjadi hits.

Kabar gembiranya: Anda tidak harus mengambil kursus musik yang mahal untuk belajar aransemen. Salah satu cara Anda bisa belajar adalah dengan mendengar contoh aransemen lagu lain. Bahkan menurut saya, inilah cara belajar aransemen lagu yang paling ampuh dan tidak mahal!

Jadi, Anda harus banyak-banyak mendengarkan lagu artis lain dan menganalisa aransemennya.

Artis yang ingin saya bahas hari ini adalah Skunk Anansie. Skunk Anansie ini adalah sebuah band punk dari Inggris yang terbentuk tahun 1994, sempat bubar pada tahun 2001, lalu aktif kembali pada tahun 2009. Lagu “Squander” karya mereka masuk ke dalam tangga lagu Top 75 di Belgia.

Adakah dari Anda yang ngefans dengan band ini? Walau lagu ini adalah lagu Brit Rock, cara aransemennya bisa Anda terapkan di lagu bergenre apapun.

Silakan Anda dengar lagunya dulu:

*Klik disini jika videonya tidak muncul

1. Awali lagu Anda dari Chorus

Berdasarkan contoh aransemen lagu-lagu hits, Chorus adalah bagian lagu yang paling penting. Hal ini karena Chorus adalah bagian lagu yang paling teringat oleh para pendengar Anda. Agar sebuah lagu menjadi hits, salah satu jurus yang bisa Anda pakai adalah mengulang-ulang Chorus.

Dalam lagu ini, Skunk Anansie langsung mengawalinya dengan Chorus. Tetapi, mereka memainkan Chorus pertama dengan aransemen yang sepi. Setelah bagian Intro dimana semua instrumen bermain, Chorus pertama hanya terdiri dari vokal yang diiringi bass dan drum.

Poin yang bisa diambil: di awal lagu sebaiknya Anda membuat dinamikanya turun agar bisa meningkat di bagian-bagian berikutnya.

2. Buatlah melodi Verse yang lebih rendah

Satu hal yang menarik dari bagian Verse pertama lagu “Squander” ini adalah melodinya.

Secara lirik, Verse pertama melanjutkan cerita dari lirik yang ada di Chorus awal. Pola melodi dalam contoh aransemen lagu ini pun sangat rapuh. Ini disebabkan melodi dinyanyikan tidak pada downbeat – melainkan ada ruang kosong hampir satu bar sebelum melodinya masuk.

Melodi Verse pertama juga dinyanyikan lebih rendah dibanding melodi Chorus. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar dinamika lagunya tidak turun ketika masuk ke bagian Chorus.

Poin yang bisa diambil: melodi yang rapuh (tidak pada downbeat) dan rendah pada Verse bertujuan menjaga agar dinamika meningkat saat menuju Chorus.

3. Tambahkan instrumen di Verse kedua

Apakah Anda sering mendengar lagu Rock dimana semua instrumennya main dari awal sampai akhir? Itu adalah contoh aransemen lagu yang tidak bagus, karena beresiko terdengar monoton.

Dalam lagu Skunk Anansie ini, aransemen pada Verse kedua dibuat lebih ramai dibanding Verse pertama. Tetapi, aransemen bagian Chorus tetap lebih ramai daripada Verse kedua.

Verse kedua dibuat lebih ramai dengan menambahkan isian gitar listrik serta aransemen biola atau string section. Melodi yang dinyanyikan oleh vokalisnya pun lebih tebal dan lebih tinggi.

Anda juga bisa menggunakan trik-trik yang sama untuk membuat aransemen lagu Anda lebih memukau. Kalaupun Anda harus memainkan semua instrumen dari awal, cobalah supaya cara bermainnya semakin lama semakin intensif. Jangan hanya memainkan satu pola yang sama sepanjang lagu (itu artinya Anda adalah musisi yang malas!).

Poin yang bisa diambil: maksimalkan penggunaan setiap instrumen dalam aransemen Anda. Tambahkan dan kurangi bunyi-bunyi pada bagian-bagian lagu yang berbeda untuk menjaga dinamika yang mengalir.

4. Gunakan vokal seperti instrumen pada Bridge

Dalam contoh aransemen lagu Skunk Anansie, vokalisnya memiliki karakter vokal yang kuat. Dia memanfaatkan kepiawaian bernyanyinya untuk membuat bagian Bridge yang sangat emosional.

Pada bagian Bridge ini, Skin bernyanyi seakan-akan vokalnya adalah sebuah instrumen. Dia bernyanyi menyerupai sebuah gitar elektrik yang memainkan melodi pada bagian Bridge. Hal ini bisa Anda lakukan untuk menghindari standar dimana Bridge diisi dengan melodi gitar.

Poin yang bisa diambil: mengganti melodi gitar dengan vokal yang bernyanyi nada melisma membuat bagian Bridge lagu Anda punya nuansa yang baru dan berbeda.

Apa yang Anda lakukan untuk memperbagus aransemen lagu Anda?

Perhatian: pada bagian awal, saya menulis aransemen lagu yang “pas”, bukan “bagus”. Jangan sampai Anda tertipu dengan pemikiran bahwa aransemen lagu yang bagus harus ramai dan megah.

Misalkan, Anda berpikir lagu yang mellow selalu butuh aransemen orkestra yang indah. Banyak musisi yang berpikir seperti ini. Tetapi, hal ini tidak selalu benar.

Yang lebih penting adalah Anda bisa memperkuat emosi lagunya dengan aransemen Anda. Kalau hal ini berarti aransemen yang minimalis, berarti itulah aransemen yang pas untuk lagu Anda. Kalau Anda bisa menanamkan pola pikir ini, Anda akan punya keunggulan dibanding penulis lagu lain.

Mulailah mendengar lagu-lagu sebanyak dan seluas mungkin untuk memperkaya wawasan musikalitas Anda. Semakin banyak lagu yang Anda dengar, semakin Anda punya referensi contoh aransemen lagu yang bagus.

Dari contoh-contoh aransemen yang bagus ini, pilihlah yang pas dengan lagu Anda. Ini adalah langkah tercepat dan termurah untuk meningkatkan skill aransemen Anda.

Tetap Smart Hits!

Apakah Anda punya kesulitan dalam mengaransemen lagu? Ungkapkan uneg-uneg Anda di bagian komentar di bawah.

Istilah mesin pencari:

  • cara mengaransemen lagu
  • contoh mengaransemen lagu
  • cara membuat lagu rock
  • contoh lirik lagu rock
  • Contoh aransement lagu
  • contoh lagu rock
  • contoh aransemen lagu wajib
  • lagu yang bisa di aransemen
  • contoh aransemen lagu ungu
  • aransemen lirik lagu daerah

Tanya Jawab: Bagaimana Contoh Aransemen Lagu yang Bagus?

Ada pertanyaan dari pembaca, Mas Herman Cyril:

Bang Endy, ada tips buat mengaransemen sebuah lagu ngga Bang?

Tentu ada!

Aransemen lagu yang bagus penting untuk membuat lagu Anda lebih bagus. Aransemen yang bagus berfungsi menambah warna agar lagu Anda lebih kaya, lebih berdimensi.

Lalu bagaimana contoh aransemen lagu yang bagus?

Contoh aransemen lagu yang bagus dari Bobby OwsinskiUntuk menjawab pertanyaan ini, saya menyadur tips cara aransemen musik dari Bobby Owsinski. Tips dari Bobby Owsinski ini terdapat di bukunya “How to Make Your Band Sound Great” (Amazon link).

Aransemen lagu yang bagus terdiri dari 5 elemen

Contoh aransemen lagu yang bagus sebenarnya memiliki jumlah elemen yang terbatas. Hanya ada sejumlah tertentu instrumen yang berbunyi pada satu saat yang sama.

Yang dimaksud elemen bisa berupa instrumen tunggal seperti lead guitar atau vokal. Elemen bisa juga terdiri dari sebuah kelompok instrumen seperti bass dan drum, gitar yang di-dobel, kelompok backing vocal, dan sebagainya.

Umumnya, satu grup instrumen yang memainkan irama yang sama disebut sebagai satu elemen. Contohnya: gitar melodi dan vokal adalah satu elemen yang sama. Begitu juga halnya vokal yang ditambah dengan harmoni vokal disebut elemen yang sama.

Namun, dua gitar melodi yang memainkan melodi yang berbeda tidak disebut sebagai satu elemen. Begitu juga halnya lead guitar dan rhythm guitar adalah dua elemen yang terpisah.

Setelah Anda memahami apa itu elemen, Anda bisa mulai membuat aransemen dengan kelima elemen aransemen musik berikut.

1. Buat fondasi yang kuat dengan drum dan bass

Fondasi adalah dasar atau tulang punggung sebuah lagu. Instrumen yang termasuk fondasi biasanya adalah bass dan drum. Instrumen lain yang bisa termasuk fondasi adalah rhythm guitar atau keyboard jika kedua instrumen ini memainkan irama yang sama dengan rhythm section.

Contoh aransemen lagu seperti ini adalah untuk power trio, yaitu band yang terdiri dari satu drum, satu bass, dan satu gitar. Dalam formasi ini, bagian fondasi hanya dimainkan oleh drum sementara bass memainkan bagian yang lain agar suara bandnya lebih penuh.

2. Tambahkan pad untuk sound nge-block

Sebuah pad adalah not atau kord panjang yang ditahan. Pada masa sebelum ada synthesizer, Hammond Organ sering dipakai sebagai sound untuk pad, yaitu sound yang dimainkan secara nge-block. Fender Rhodes juga menjadi instrumen favorit untuk memainkan sound pad.

Namun, pada masa sekarang sebagian besar sound pad dihasilkan oleh synthesizer. Selain synthesizer, biola atau gitar elektrik bisa juga membuat sound pad.

Dalam contoh aransemen lagu yang bagus, biasanya sound pad ini yang memainkan bagian harmoni (progresi kord) sebuah lagu.

3. Buat bagian ritme yang seru

Rhythm atau ritme adalah instrumen yang bermain counter terhadap elemen fondasi. Maksudnya counter adalah elemen ritme “membalas” apa yang dimainkan elemen fondasi.

Contoh aransemen lagu ini bisa berupa shaker atau tamborin yang dimainkan secara double time (seakan-akan temponya dua kali lipat). Contoh lainnya termasuk gitar yang digenjreng pada back beat (tempo hitungan 2 dan 4), dan conga yang memainkan irama Latin.

Elemen ritme ini sangat penting untuk menambah excitement atau keasyikan sebuah lagu.

4. Masukkan elemen lead yang dominan

Yang termasuk elemen lead adalah vokal, atau instrumen solo. Biasanya elemen lead ini adalah yang paling dominan ketika dia ada.

Fungsi elemen lead adalah memainkan melodi. Melodi inilah yang diingat dan disenandungkan oleh para pendengar Anda.

5. Buat aransemen Anda lebih berisi dengan Fills

Fills atau isian biasanya terjadi di ruang antara pergerakan melodi instrumen lead. Fill ini bisa Anda anggap sebagai “jawaban” melodi yang dimainkan elemen lead.

Fills ini bisa dimainkan oleh gitar elektrik atau backing vocal yang membalas vokal utama.

Batasi penggunaan elemen dalam aransemen Anda

Sebagian besar aransemen memiliki kelima elemen ini. Namun, jarang ada aransemen yang menghadirkan kelima elemen ini semuanya pada saat yang bersamaan. Bila ada lebih dari lima elemen, pendengar akan bingung mendengar lagu Anda karena terlalu ramai bunyinya.

Kesimpulan tips contoh aransemen lagu yang bagus di atas adalah:

  1. Usahakan agar aransemen Anda hanya memiliki maksimal empat dari kelima elemen diatas yang berbunyi bersamaan
  2. Elemen yang biasanya selalu ada adalah fondasi (seperti drum dan bass), dan lead (seperti vokal)
  3. Elemen-elemen yang lain bisa Anda keluarkan dan masukkan pada saat-saat tertentu untuk membuat aransemen Anda lebih hidup
  4. Buatlah aransemen yang semakin lama semakin meningkat. Contohnya, aransemen pada bagian Verse lebih sepi dibanding bagian Chorus. Untuk membuat Chorus lebih ramai, Anda bisa menambahkan elemen ritme atau fills.

Bagaimana Anda bisa menggunakan tips dari Bobby Owsinski ini untuk memperbagus aransemen lagu-lagu Anda? Silakan tinggalkan ide-ide Anda di bagian komentar di bawah.

Tetap Smart Hits!

Istilah mesin pencari:

  • Aransemen lagu
  • contoh aransemen lagu
  • cara aransemen lagu
  • contoh aransemen lagu daerah
  • aransemen lagu daerah
  • lagu aransemen
  • contoh lagu aransemen
  • contoh aransemen
  • cara membuat aransemen lagu
  • contoh aransemen musik

3 Jurus Menulis Lagu untuk Genre Boyband: One Direction – “What Makes You Beautiful”

Agar lagu Anda punya potensi hits yang tinggi, Anda harus mendengarkan lagu-lagu yang sedang hits.

Salah satu lagu yang sedang hits saat ini adalah “What Makes You Beautiful”, single debut dari grup boyband asal Inggris One Direction. Lagu ini mendapat BRIT Award sebagai Best British Single di ajang 2012 Brit Awards pada 21 February 2012.

Simak lagunya di video berikut:

Kalau Anda sedang (atau ingin) menulis lagu untuk boyband, ada 3 jurus yang bisa Anda ambil dari kesuksesan One Direction.

Gunakan progresi kord simpel agar lagu Anda menyebar lebih luas

Secara struktur, progresi kord lagu “What Makes You Beautiful” hanya menggunakan 3 kord.

Lagunya dimainkan di E Mayor, dan progresi kord yang dipakai adalah E – B – A. Baik Verse maupun Chorus menggunakan progresi kord ini.

Kelebihan menggunakan progresi kord simpel adalah: lagu ini jadi mudah dimainkan dengan gitar. Terutama ketika sedang ada pesta bersama teman-teman, lagu ini memiliki nuansa yang ceria dan progresi kord yang mudah dimainkan.

Bila lagu Anda punya progresi kord yang mudah, lebih mudah bagi fans Anda untuk memainkannya di acara pesta-pesta mereka. Hal ini membuat lagu Anda lebih mudah menyebar.

Buat pendengar Anda bersemangat dengan emosi yang positif

Intro dari lagu “What Makes You Beautiful” mirip dengan intro dari lagu lawas “Summer Nights” yang dipopulerkan oleh John Travolta dan Olivia-Newton John di film Grease (tahun 1978).

Tak heran, kedua lagu ini sama-sama memiliki latar belakang “musim panas”. Suasana musim panas atau summer memang menjadi jurus andalan para penulis lagu hits. Bisa Anda lihat dari kesuksesan artis seperti Katy Perry, Rihanna, dan lainnya yang sengaja menulis lagu dan merilis untuk momen musim panas.

Kenapa musim panas? Musim panas merupakan musimnya anak muda bergaul dan bersosialisasi. Di momen musim panas ini, anak-anak muda merasakan asyiknya hidup. Mereka juga merasakan senangnya masa liburan, dan momen-momen istimewa yang mengangkat kebahagiaan mereka.

Inilah salah satu jurus lagu hits: membuat pendengarnya merasakan emosi yang positif.

Di Indonesia, memang musim panasnya tidak sama dengan Amerika. Namun, prinsipnya sama. Dengan membuat pendengar Anda merasakan emosi positif, mereka akan semangat dan senang ketika lagu Anda diputar.

Buat Chorus yang energik dengan jurus 2 unit Chorus

Sejak demam electropop melanda blantika musik Amerika, ada satu jurus andalan yang sering digunakan penulis lagu hits untuk membuat aransemen yang ramai.

Jurus andalan ini adalah: tulislah dua unit Chorus A dan B, dan buat unit B lebih ramai.

Maksudnya disini bukanlah menulis Chorus pertama dan kedua yang berbeda. Yang Anda lakukan adalah:

  1. Tulis satu unit Chorus A
  2. Tulis satu unit Chorus B, yang progresi kordnya sama dengan unit A
  3. Gabungkan unit Chorus A dan B menjadi satu bagian Chorus pertama
  4. Tambahkan instrumen tambahan untuk unit Chorus B

Contohnya, di lagu “What Makes You Beautiful”, Chorus pertama terdiri dari 2 unit:

Baby you light up my world like nobody else
The way that you flip your hair gets me overwhelmed
But when you smile at the ground it aint hard to tell
You don’t know Oh Oh
You don’t know you’re beautiful

If only you saw what I can see
You’ll understand why I want you so desperately
Right now I’m looking at you and I can’t believe
You don’t know Oh oh
You don’t know you’re beautiful

“What Makes You Beautiful”
©2011 Simco Limited

Bait pertama adalah unit Chorus A, bait kedua adalah unit Chorus B.

Lagu ini menggunakan instrumen tambahan arpeggio synthesizer di unit Chorus B untuk membuatnya terdengar lebih penuh dan ramai.

Anda juga bisa membuat momentum Chorus yang energik dengan menggunakan jurus 2 unit Chorus ini.

Jurus pamungkas di atas panggung: ajak fans Anda nyanyi bareng-bareng

Ada satu jurus tambahan yang bisa Anda tiru dari kesuksesan “What Makes You Beautiful”.

Dalam lagu ini, setelah Chorus kedua ada bagian Breakdown. Bagian ini hanya berisi musik yang minimalis dan nyanyian “na na na”, disertai tepuk tangan ramai-ramai.

Mungkin Anda menganggap bagian ini tidak penting. Namun, justru bagian ini sangat penting karena disinilah fans Anda diajak untuk nyanyi bareng-bareng.

Makanya di bagian ini tidak ada lirik, sehingga fansnya One Direction tidak kesulitan menghafal lirik. Mereka tinggal ikut “na na na” dan sudah menjadi bagian dari musiknya.

Bagian ini sengaja ditulis, karena para penulis lagunya merancang bagian ini untuk dinyanyikan di atas panggung di hadapan ribuan fans yang berteriak bersorai kegirangan.

Inilah satu jurus yang harus selalu Anda pakai dalam menulis lagu seperti apapun juga: menulislah untuk para fans Anda.

Jadikan fans Anda bagian dari musik Anda.

Tetap Smart Hits!

*Tolong share tutorial cara membuat lagu genre boyband ini ke teman-teman Anda melalui Facebook, Twitter, atau email. Dukungan Anda sangat membantu saya menghasilkan tutorial yang lebih bagus!
*Klik disini untuk berlangganan tutorial gratis menulis lagu dan dapatkan tips lainnya tentang menulis lagu sesuai genre.
*Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan tentang cara membuat lagu genre boyband di bawah.

Istilah mesin pencari:

  • pentingnya aransemen
  • cara membuat boyband
  • contoh aransemen lirik lagu
  • lagu one direction yang mudah dimainkan dengan gitar
  • cara membuat lagu untuk boyband
  • cara bikin lagu boyband
  • lagu one direction yang mirip lagu na na na
  • aransemen lagu breakdown
  • maksud dari lagu what makes you beautiful
  • lagu taylor yang cocok dimainkan dengan gitar