
Lagu yang hits dan awet sepanjang masa punya identitas yang kuat.
Identitas disampaikan melalui lirik.
Storytelling atau gaya bercerita membuat pendengar lebih mudah memahami lirik, dan isi pesannya.
Lalu bagaimana cara membuat lirik yang bagus?
Disini, saya mendefinisikan ‘bagus’ sebagai pintar.
Apa maksudnya lirik pintar? Lirik pintar adalah lirik yang:
- Tidak basi atau segar didengar
- Tidak menye-menye atau punya cita rasa
Saat mengikuti kompetisi IDP Song and Lyric Competition 2011 untuk artis Indah Dewi Pertiwi, saya menemukan teknik untuk mendapatkan lirik yang pintar.
Teknik ini adalah gaya penceritaan yang tersirat, atau saya sebut fragmented storytelling.
Sampaikan pesan secara tersirat
Dengan fragmented storytelling, Anda menyampaikan cerita dalam lagu secara tersirat.
Sebagian besar lagu-lagu hits menyampaikan isi pesan secara tersurat, yaitu secara jelas-jelasan dan gamblang. Kejelasan memang bagus dalam lagu, tapi keuntungan pesan yang tersirat adalah membuatnya pendengarnya menggali lebih dalam.
Dan itulah keuntungan kedua fragmented storytelling: lirik yang Anda tulis memiliki kedalaman.
Dengan lirik yang dalam, pendengar Anda bisa menginterpretasikannya secara berbeda-beda.
Justru ini adalah hal yang bagus, karena kalau Anda mengamati film sukses Hollywood Inception, akhir dari film itu memiliki makna yang bisa diinterpretasi macam-macam oleh penontonnya. Sehingga, muncullah pembahasan panjang dan debat tiada ujung oleh para fans film itu!
Otomatis, inilah keuntungan ketiga fragmented storytelling: pendengar Anda jadi lebih terlibat.
Kelemahan dari lirik yang pintar dan bermakna dalam
Kalau Anda menargetkan laris untuk massa besar, fragmented storytelling bukan alat yang paling tepat untuk mengembangkan lagu Anda.
Kenapa? Karena butuh waktu bagi pendengar untuk menangkap pesan dan memahaminya. Lagu hits yang bermelodi mudah dan lirik ‘dangkal’ punya potensi ‘balik modal’ yang lebih cepat.
Berarti, Anda bisa mengatasi kelemahan ini secara mudah: ciptakan melodi yang catchy dan mudah diingat agar lagunya langsung menempel ke ingatan pendengar Anda.
Kalau sudah begitu, berarti lagu Anda berpotensi besar untuk hits: mudah diingat, dan layak didengar sepanjang masa.
Di bagian kedua kita akan melihat cara menerapkan fragmented storytelling. Supaya terus update, pastikan Anda sudah berlangganan ke program tutorial gratis dengan klik link ini.
—
*Ilustrasi oleh Horia Varlan
*Tolong share tutorial cara menulis lirik pintar ini ke teman-teman Anda melalui Facebook, Twitter, atau email. Dukungan Anda sangat membantu saya menghasilkan tutorial yang lebih bagus!
*Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan tentang menulis lirik yang bagus di bagian komentar dibawah.
Istilah mesin pencari:
- Contoh lagu ttg story telling
- pesan moral tersirat tersurat
- masuk mendengar secara tersurat
- lagu yang pas untuk cerita cinta wanita simpanan
- lagu thousand years menggunakan tempo type
- lagu galau -album idp
- klimak dalam storytelling
- kelemahan fragmented
- judul story telling yang bagus
- idp genre





[...] Pada bagian pertama, kita melihat keuntungan dari fragmented storytelling ini beserta cara untuk menutupi kelemahannya (tips: gunakan melody yang catchy). [...]