Tips Cara Membuat Lagu Seperti Kord “Separuh Aku” – Noah

Lagu “Separuh Aku” karya Noah (eks Peter Pan) adalah salah satu lagu terlaris di iTunes Indonesia. Selain karena Ariel dan kawan-kawan punya fan base yang kuat, lagu terbaru mereka juga memiliki songwriting yang kuat. Tips apa saja yang bisa Anda ambil dari lagu ini?

Ada pertanyaan dari pembaca, Mas Rendra Kurniawan:

Mas Endy Daniyanto dan teman teman MML, barangkali ada yg tahu TIPS mencari kord (agar terkesan tidak dipaksakan), untuk lagu yang verse-nya minor nyambung ke chorus mayor.

Seperti lagu terbaru dari Noah, kord minor mengalir ke mayor yang begitu harmonis. Saya punya lagu sejenis tipe ini, tapi kurang mengalir. Ada yang tahu ya? Thanks all.

Seperti yang sudah dibahas di artikel sebelumnya, salah satu jurus lagu hits yang umum dipakai adalah Verse yang memakai kord minor menyambung ke Chorus yang memakai kord mayor.

Begitu pula yang dilakukan Ariel dan kawan-kawan: lagu “Separuh Aku” memakai kord minor di bagian Verse lalu “berubah” menjadi mayor di bagian Chorus.

Namun, seperti pertanyaan Mas Rendra diatas, tidak semua transisi dari minor ke mayor terdengar “mengalir”. Apa saya yang bisa Anda lakukan untuk membuatnya terdengar lebih menyatu?

Simak tipsnya di bawah ini.

Apa itu “Paralel Mayor atau Minor”?

Secara teknis, jurus yang dipakai dalam lagu “Separuh Aku” disebut dengan “Parallel Key”.

Parallel Key ini terjadi ketika Anda menggunakan 2 skala yang berbeda dalam satu lagu. Ke-2 skala tersebut memiliki hubungan khusus yang disebut “paralel”.

Hubungan paralel ini terjadi ketika ke-2 skala yang bersangkutan memiliki tonic yang sama, yaitu not dasar yang sama.

Contohnya, skala C Mayor dan skala C Minor memiliki tonic yang sama, tetapi ke-2 skala ini adalah skala yang berbeda:

C Mayor: C – D – E – F – G – A – B – C’

C Minor: C – D – Eb – F – G – Ab – Bb – C’

Bisa Anda lihat, diantara ke-2 skala tersebut ada 3 not yang berbeda, yaitu Eb, Ab, dan Bb. Namun, ke-2 skala diatas memiliki not dasar yang sama (not C), sehingga disebut “paralel”.

Dalam contoh di atas, skala C Mayor disebut sebagai “paralel mayor”-nya C Minor;
sedangkan skala C Minor disebut sebagai “paralel minor”-nya C Mayor.

Bagaimana cara “Separuh Aku” memakai Parallel Key?

Coba Anda perhatikan kord “Separuh Aku” Noah.

Kord berikut saya ambil dari situs http://www.chordfrenzy.com/chord/3519/noah-separuh-aku

Verse:

Bm

Dan terjadi lagi

Em G A

kisah lama yang terulang kembali

Bm D

Kau terluka lagi

Em G A

dari cinta rumit yang kau jalani

Pre-Chorus:

Em A Bm

Aku ingin kau merasa

A D A/C# Bm

kamu mengerti aku mengerti kamu

Em A D

Aku ingin kau sadari

G C F#

cintamu bukanlah dia

Chorus:

B D#m G#m

Dengar laraku,

F# B D#m E

suara hati ini memanggil namamu

D#m C#m F#

Karena separuh aku dirimu

Anda bisa bilang lagu “Separuh Aku” memiliki skala dasar D Mayor atau B Minor. Ke-2 skala ini memiliki urutan not yang sama, tetapi not dasar yang berbeda. Hubungan seperti ini disebut dengan Relative Key.

Saya pilih B Minor, karena nanti Anda bisa lihat dimana Ariel dan kawan-kawan memakai jurus parallel key dalam lagu mereka.

Kalau Anda perhatikan, Verse-nya berawal dari kord Bm. Artinya, disini Noah memakai skala B Minor dengan not B sebagai not dasar.

Lalu, Chorus-nya berawal dari kord B (mayor). Artinya, disini Noah memakai skala B Mayor dengan not B sebagai not dasar.

Berarti, Anda bisa menyimpulkan 2 hal:

  1. Skala B Minor dan skala B Mayor memiliki urutan not yang berbeda
  2. Ke-2 skala ini memakai not dasar yang sama, yaitu not B

Sehingga Anda bisa menyimpulkan bahwa Noah memang benar memakai jurus parallel key dengan cara memakai skala minor di bagian Verse dan skala mayor di bagian Chorus.

Kombinasi skala mayor dan minor inilah yang membuat lagu “Separuh Aku” terdengar “manis” begitu Chorus-nya tiba. Transisi dari warna suara minor menuju warna suara mayor memberikan efek yang jelas terdengar oleh pendengar lagu.

Anda juga bisa menggunakan jurus parallel key ini untuk menghasilkan efek yang sama, agar lagu Anda juga menjadi hits seperti “Separuh Aku”!

*Bagaimana pendapat Anda tentang kualitas lagu “Separuh Aku” karya Noah?
Silakan berikan pendapat Anda di bagian komentar.

Tetap Smart Hits!

Istilah mesin pencari:

  • Cara bikin lagu
  • teknik menciptakan lagu
  • langkah membuat lagu
  • Trik Membuat lagu
  • tips bikin lagu
  • bagaimana cara menciptakan lagu
  • langkah langkah menciptakan lagu
  • cara untuk membuat lagu
  • teknik mencipta lagu
  • langkah-langkah menciptakan lagu

Cara Membuat Kord dengan Memakai Interval Dalam Kord

Salah satu masalah yang sering melanda pencipta lagu adalah lagunya terdengar monoton.

Seringkali ada pembaca yang bertanya ke saya bagaimana cara membuat kord supaya lagu tidak terdengar monoton. Apakah Anda mengalami masalah ini juga?

Memang salah satu fondasi dari lagu yang hits adalah lagunya variatif alias tidak monoton. Langkah-langkah apa saja yang bisa Anda lakukan untuk membuat lagu lebih variatif?

Ada banyak yang bisa Anda lakukan, dan salah satunya adalah membuat kord yang beragam. Namun sayangnya, tidak semua pencipta lagu (terutama yang pemula) tahu cara membuat kord beserta progresinya yang beragam.

Karena itu, tutorial ini membahas cara membuat kord dengan menggunakan interval dalam kord.

Apa yang dimaksud interval dalam kord?

Pada dasarnya, interval adalah jarak antara dua nada dalam sebuah skala musik.

Sebagai contoh, jarak antara not C pada skala C Mayor dengan not E disebut dengan interval Major Third. Interval sendiri terdiri dari step dan semitone, dimana satu step terdiri dari dua semitone.

Dalam sebuah skala musik (seperti skala C Mayor), ada not-not yang menyusun skala tersebut. Dalam skala C Mayor, not-notnya tersusun dengan jarak step dan semitone seperti rumus berikut:

C – D – E – F – G – A – B – C

1 – 1 – 1 – ½ – 1 – 1 – 1 – ½

Step adalah angka 1 di rumus di atas, sedangkan semitone adalah angka ½. Perlu Anda perhatikan bahwa setiap skala musik tertentu memiliki rumusnya tersendiri, tapi tidak akan saya bahas disini.

Nah, setelah Anda punya rumus skala musik yang diinginkan, Anda bisa membuat kord-kord menggunakan interval dalam kordnya.

Membuat kord dengan interval dalam kord

Kord biasa juga disebut trinada, yaitu suatu bunyi yang terdiri dari 3 nada. Karena itu, untuk membuat kord Anda membutuhkan 3 nada.

Contohnya: untuk membuat kord C Mayor, Anda menggunakan skala C Mayor. Nada dasar kord C Mayor adalah sama dengan nada dasar skala C Mayor, yaitu C.

Berikutnya, ada 2 interval yang Anda pakai untuk menyusun kord C Mayor:

  1. Interval Major Third, yaitu dari nada C ke nada E (terdiri dari 2 step atau 4 semitone)
  2. Interval Perfect Fifth, yaitu dari nada C ke nada G (terdiri dari 3 ½ step atau 7 semitone)

Nada E ke nada G juga punya interval, yaitu Minor Third (terdiri dari 1 ½ step atau 3 semitone).

Sebenarnya, tipe interval ditentukan dari jumlah step atau semitone yang dimilikinya. Anda bisa menggunakan berbagai kombinasi jumlah step atau semitone untuk membuat berbagai interval.

Dari interval inilah Anda akan menghasilkan kord yang mayor, minor, diminished, dsb.

Apa gunanya saya belajar cara membuat kord?

Pastinya, ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari belajar cara dasar membuat kord. Salah satunya adalah Anda bisa membuat kord substitusi agar lagu Anda lebih bervariasi. Anda bisa juga membuat modulasi dalam lagu Anda sehingga lebih menarik bagi pendengar.

Tetap Smart Hits!

Istilah mesin pencari:

  • langkah langkah membuat lagu
  • cara menyusun akor trinada
  • cara membuat lagu dengan not balok
  • Cara membuat chord
  • cara membuat not angka pada lagu
  • urutan kunci gitar
  • angka-angka akor trinada
  • cara menulis lagu dengan not angka
  • cara membuat not balok lagu
  • menyusun interval not balok

Cara Membuat Kord Transisi (Antar Kord) [VIDEO]

Ada pertanyaan dari pembaca, Mas Anton Als Tirta:

“Bagaimana tentang kord penghubung/jembatan kord. Misalnya, kalau dari kord C ke F dikasih perantara C7, dan sebagainya.

Yang selama ini masih membuat aku bingung. Kalau bisa request tutorial tentang jembatan kord itu Mas Bro Endy. Terima kasih.”

Karena dari itu, saya membuat video tutorial belajar kord ini.

Yang dimaksud dengan kord transisi (atau kord jembatan) adalah kord yang terletak antar kord. Kord transisi ini bisa dipakai atau tidak dipakai. Kalau dipakai, efeknya bisa membuat lagu Anda terdengar lebih berwarna dan bervariasi.

Dalam contoh kasus Mas Anton di atas, kord transisi diletakkan antara kord C Mayor dan F Mayor. Progresi kord “mentah” yang digunakan adalah:

C – F

Ini adalah progresi kord sangat sederhana. Karenanya, agar progresi ini terdengar lebih meriah, Anda bisa menambahkan kord transisi diantaranya. Mas Anton memberikan contoh kord transisi:

C – C7 – F

Kord transisi ini memiliki durasi lebih singkat dibanding kord utama. Misalnya, tadinya kord C Mayor dimainkan selama 4 ketukan, lalu kord F Mayor juga 4 ketukan. Dengan adanya kord transisi C7, kord C Mayor dimainkan 2 ketukan, kord C7 dimainkan 2 ketuka juga, lalu F Mayor 4 ketukan:

C – C – C – C | F – F – F – F

menjadi

C – C – C7 – C7 | F – F – F – F

(setiap satu huruf melambangkan satu ketukan)

Dari mana asal usul C7 bisa menjadi kord transisi?

Sebenarnya, munculnya kord C7 sebagai transisi bukan dari antah berantah ataupun wejangan setelah semedi sebulan lebih di gua pedalaman. Namun, kord transisi ini berasal dari sebuah rumus jazz standar yang sudah digunakan hampir 100 tahun lamanya.

Rumus jazz ini adalah: ii – V – I

Rumus ini yang disebut 2 – 5 – 1 sangat sering dipakai di musik jazz dan musik genre lainnya. Anda bisa menggunakan rumus ini untuk mendapatkan kord transisi (seperti yang dijelaskan di video).

Contoh di atas menggunakan kord C Mayor ke F Mayor:

  1. Pertama, Anda mainkan skala F Mayor.
  2. Lalu, Anda temukan progresi kord ii – V – I di skala F Mayor.
  3. Hasilnya, kord yang Anda dapatkan adalah Gm – C – F.

Dalam bentuk lainnya, rumus 2 – 5 – 1 itu juga bisa berbentuk: ii – V7 – 1.

Disini, rumus tersebut menandakan kord 2 minor; 5 dominan 7; lalu 1 atau root. Kalau Anda terapkan ini ke progresi kord hasil skala F Mayor diatas maka Anda mendapatkan:

Gm – C7 – F

Bisa Anda lihat, darimana munculnya kord C7 sebagai kord transisi?

Kembali ke progresi kord “mentah” awal:

C – F

Setelah ditambahkan dengan kord transisi (yang diambil menggunakan rumus 2 – 5 – 1 dari skala Mayor kord yang dituju), maka hasilnya:

C – Gm – C7 – F

Disini, Anda bisa hanya menggunakan Gm atau C7 saja sebagai kord transisi, atau keduanya:

C – Gm – F

C – C7 – F

Hasil dari kord transisi ini cenderung terdengar “jazzy”.

Untuk penjelasan dengan satu contoh lagi (yaitu kord C Mayor ke A Minor), silakan Anda merujuk kepada tutorial video diatas.

Tetap Smart Hits!

Istilah mesin pencari:

  • tutorial belajar piano
  • rumus piano
  • belajar chord piano
  • belajar piano online
  • kord piano
  • rumus chord piano
  • rumus kunci piano
  • Rumus transisi
  • Belajar chord keyboard
  • cara membuat akord