Tips Menulis Chorus Dahsyat agar Lagu Pop Anda Komersial

Apakah Anda tahu salah satu cara membuat lagu Pop yang komersial adalah dengan membuat Chorus yang dahsyat?

Dalam lagu Pop, Chorus adalah bagian lagu yang paling penting. Hal ini karena di Chorus pendengar Anda ikut bernyanyi dan merasakan emosi yang ingin Anda sampaikan.

Ketika emosi Anda sampai ke pendengar, disanalah mereka memutuskan menjadi fans Anda (dan membeli lagu Anda) atau lanjut ke lagu yang lain.

Lalu bagaimana cara membuat lagu pop dengan Chorus yang dahsyat?

Berikut adalah tiga jurus yang bisa Anda pakai untuk membuat Chorus yang dahsyat.

Atur tensi dan resolusi melodi dalam Chorus Anda

Tensi (atau ketegangan) dan resolusi (atau penyelesaian) adalah fondasi dasar dari setiap bentuk seni, baik musik maupun lukisan dan lainnya.

Kenapa? Karena tensi dan resolusi adalah fondasi dasar dari teknik berceritafondasi dasar dari drama. Bukankah anak-anak muda penggemar drama (baca: sering galau)? Mereka ingin kehidupan mereka penuh dengan perasaan, baik yang indah maupun yang sedih.

Anda bisa menghadirkan tensi resolusi ini melalui melodi dalam Chorus Anda.

Nada-nada yang termasuk tensi atau tegang adalah nada-nada yang bukan nada kord yang Anda mainkan. Dan sebaliknya, nada-nada yang resolusi atau penyelesaian adalah nada-nada yang termasuk nada kord yang Anda mainkan.

Contohnya: bila kord yang Anda mainkan adalah G Mayor, maka nada tensi yang bisa Anda gunakan adalah A, C, E, dan F#. Selebihnya nada G, B, dan D termasuk nada resolusi.

Salah satu lagu hits yang menggunakan nada tensi dan resolusi dalam Chorusnya adalah “Payphone” oleh artis Maroon 5 (ft. Wiz Khalifa). Chorus dalam lagu ini bahkan lebih dahsyat lagi, karena menggunakan nada-nada tensi resolusi di nada yang tinggi (sehingga pendengar dengan jelas bisa membedakan bagian Chorus dengan bagian lagu yang lain).

Gunakan repetisi agar Chorus Anda mudah dihafal pendengar

Repetisi adalah pengulangan.

Maksudnya pengulangan disini adalah Anda bisa membuat Chorus Anda berulang-ulang. Anda bisa juga membuat pengulangan dalam Chorus Anda.

Contoh Chorus yang berulang-ulang adalah Chorus yang persis sama Anda nyanyikan setelah Verse pertama dan Verse kedua. Nyanyikan lagi Chorus yang persis sama setelah Bridge atau bagian instrumental Anda.

Anda juga bisa membuat pengulangan dalam Chorus Anda dengan jurus A-A-B-A. Tujuan dari jurus sederhana ini adalah agar Chorus Anda mudah dihafal oleh pendengar Anda.

Salah satu kunci cara membuat lagu Pop yang komersial adalah Chorus yang mudah dihafal setelah sekali dengar. Hal ini agar pendengar yang sedang mendengar radio langsung kepincut dengan lagu Anda dan mencari tahu lebih banyak tentang lagu Anda.

Buat aransemen Chorus Anda semakin lama semakin ramai

Chorus yang Anda ulang-ulang bisa membuat pendengar Anda bosan. Cara mencegahnya adalah dengan membuat aransemen yang semakin lama semakin ramai.

Aransemen Chorus pertama Anda baiknya lebih sepi atau minimalis dibandingkan Chorus kedua Anda. Perbedaan satu instrumen tipis pun cukup untuk membuat Chorus kedua Anda semakin ramai.

Contohnya: bila lagu Anda adalah Pop dengan influens Rock, Anda bisa menggunakan hanya rhythm guitar di Chorus pertama, kemudian menambahkan guitar fill di Chorus kedua. Atau Anda bisa menambahkan instrumentasi lain seperti synthesizer atau suara perkusi yang tinggi seperti tamborin.

Aransemen Anda harus memainkan dinamika dari lagu Anda. Bangun momentum lagu Anda bagian per bagian hingga akhirnya mencapai klimaks di Chorus terakhir ketika emosi pendengar Anda berada pada puncaknya.

Contoh lagu hits yang menggunakan jurus ini adalah lagu boyband One Direction – “What Makes You Beautiful” yang pernah saya bahas di tutorial sebelumnya.

Bila Chorus Anda terdengar kurang nendang, gunakan ketiga tips ini untuk mengubah Chorus Anda menjadi dahsyat.

Tetap Smart Hits!

*Tolong share tutorial cara membuat Chorus dahsyat ini ke teman-teman Anda melalui Facebook, Twitter, atau email. Dukungan Anda sangat membantu saya menghasilkan tutorial yang lebih bagus!
*Klik disini untuk berlangganan tutorial gratis menulis lagu dan dapatkan tips lainnya tentang menulis Chorus yang dahsyat.
*Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan tentang cara membuat Chorus dahsyat di bawah.

Istilah mesin pencari:

  • contoh aransemen lagu pop
  • cara membuat chorus
  • contoh lirik lagu pop
  • Contoh lagu teknik repetisi
  • teknik dasar membuat lagu
  • contoh lagu yang menggunakan teknik repetisi
  • cara buat aransemen lagu
  • cara aransemen lagu pop
  • kunci dasar membuat lagu
  • teknik repetisi dalam membuat melodi

Apa yang Bisa Kita Contek dari Mass Effect 3 untuk Menulis Cerita Dalam Lagu

Menulis lagu bagus itu tidak ada bedanya dengan menulis cerita yang bagus.

Seperti kata Beavis and Butthead:

“Well, Beavis, if they didn’t have a part of the song that sucked, then like, the other part wouldn’t be as cool.”

terjemahan: “Beavis, seandainya tidak ada satu bagian lagu yang jelek, bagian yang satu lagi tidak akan sekeren itu.”

Prinsip ini digunakan oleh Jonathan Perry, pemimpin sinematik dalam video game laris peperangan luar angkasa “Mass Effect 3” buatan perusahaan Bioware.

(Sekedar pengakuan, saya dulu seorang video gamer yang rajin update main game-game terbaru, terutama jenis petualangan yang ber-soundtrack keren!)

Jonathan Perry mengungkit prinsip ini di seminarnya saat acara Game Developers Conference, dimana dia menyebut teknik penceritaan contrastive juxtaposition adalah menggunakan kontras dan polaritas.

Contohnya, dalam adegan pembukaan Mass Effect 2, karakter utama Commander Shepard tewas saat menyelematkan kru pesawat yang dipimpinnya. Adegan ini disajikan dengan ledakan yang terang, kencang, dan bergetar, lalu dikontras dengan adegan kematian Commander Shepard yang sunyi saat ia mulai kehabisan oksigen dan meninggal.

Selain itu, menurut Jonathan Perry karakter manusia penuh dengan polaritas positif dan negatif, seperti kebaikan vs. kejahatan, cahaya vs. kegelapan. Tapi polaritas bisa juga menunjukkan perubahan seorang karakter yang tidak selamanya hitam putih.

Lalu bagaimana kita bisa memasukkan kontras dan polaritas dalam lagu?

Mass Effect 3 laris karena selain gameplay yang menegangkan dan grafis yang memukau, juga mempunyai jalan cerita yang sangat melibatkan emosi pemain.

Lagu yang bagus juga harus bisa menghasilkan efek yang sama: melibatkan emosi pendengar.

Anda bisa melibatkan emosi pendengar dengan 6 tips kontras dan polaritas berikut ini:

Kontras

1. Ciptakan bagian lagu yang lembut di tengah-tengah yang kencang

Biasanya saya sendiri suka memasukkan Middle Eight, yaitu bagian Verse yang dinyanyikan setelah Bridge yang meledak-ledak tapi dengan cara bernyanyi yang lembut. Kelembutan ini bisa diciptakan dari penyanyinya yang lebih berbisik-bisik, atau dari musiknya yang lebih diam.

2. Buat aransemen yang mulai tipis, kemudian semakin padat

Berhubungan dengan poin sebelumnya, kontras juga bisa diraih dengan menggunakan aransemen yang berawal tipis lalu pelan-pelan mulai memadat seiring lagu berjalan. Kesalahan yang sering dibuat aranser pemula adalah membuat semua instrumen berbunyi dari awal lagu sampai selesai, sehingga tidak ada ruang bernafas. Seperti sinetron yang buruk, penonton susah memahami cerita ketika semua pemeran sedang meneriakkan dialog mereka pada saat yang bersamaan.

3. Atur melodi yang bergerak antara nada tinggi dan nada rendah

Ketinggian nada yang berbeda-beda adalah jurus yang ampuh untuk membuat lagu yang melodinya menarik. Klik disini untuk membaca tutorial analisa melodi dalam “Firework” yang dipopulerkan Katy Perry.

Polaritas

4. Gunakan borrowed chords untuk suasana berbeda

Tips yang ini mungkin lebih sulit untuk pemain gitar dibanding pemain piano. Borrowed chords adalah kord yang dipinjam dari skala yang lain dari skala yang kita gunakan.

Contohnya: ketika bermain skala G Mayor, Anda bisa meminjam kord Cm yang berasal dari skala Em. Atau meminjam kord F Mayor dari skala C Mayor.

5. Mainkan melodi dalam modes untuk warna baru

Kalau Anda mulai jenuh dengan nada diatonis, coba mainkan melodi dengan mode yang berbeda, seperti pentatonis. Bisa juga dengan menggunakan mode lain seperti dorian (yang berawal dari D di skala C Mayor) atau mode aeolian (yang berawal dari A pada C Mayor). Mode yang berbeda ini mengilustrasikan polaritas yang disebut di atas, ketika karakter menunjukkan sifat-sifat yang berbeda walaupun tetap di satu jasad yang sama.

6. Ceritakan karakter dengan lirik yang abu-abu

Berbicara tentang karakter, bagaimana kalau lirik Anda buat abu-abu atau ambigu? Sehingga pendengar menerjemahkan lirik bisa bermakna ganda. Biasanya lirik yang butuh waktu untuk dicerna disimpan untuk lagu-lagu yang grower, yaitu yang menjadi favorit setelah didengar berulang kali dalam jangka waktu panjang.

Kalau lagu hit single, lirik dirancang untuk mudah diingat seketika.

Tetap Ngehits!
Endy


*Silakan berikan pendapat atau pertanyaan Anda tentang menciptakan kontras dan polaritas di bagian komentar di bawah.
*Share tutorial ini dengan teman Anda untuk mendukung perkembangan songwriting di Indonesia!
*Klik disini untuk dapatkan tutorial gratis tips dan teknik lagu hits dengan bergabung ke program tutorial Mahir Menulis Lagu

Istilah mesin pencari:

  • pengertian diatonis
  • Melodi yang monoton disebut juga
  • Melodi lagu
  • kunci melody
  • contoh melodi lagu
  • contoh melodi
  • Not melodi
  • diatonis adalah
  • arti diatonis
  • melodi yang monoton disebut

Menggunakan Overtone dalam Komposisi Lagu

Untuk menambahkan energi dan meningkatkan momentum dari lagu, Anda dapat menggunakan overtone. Overtone (yang merupakan bagian dari modulasi) adalah teknik komposisi lagu untuk menaikkan skala pada bagian transisi lagu, seperti dari Chorus menuju Bridge, atau dari Instrumental menuju Coda. Overtone sudah sering dan banyak dipakai di lagu-lagu hits, terutama lagu-lagu pada masa tahun ’90an.

Mengubah skala lagu pada bagian transisi dapat dilakukan dengan menggunakan overtone skala yang berada satu step (dua semitone) di atas skala sebelumnya. Ini merupakan penggunaan overtone yang paling umum, karena menghasilkan peningkatan energi dan dinamika yang sederhana dan efektif – memberikan kesan megah dan resolusi yang kuat yang dicari pendengar lagu ketika telinga mereka sudah memerhatikan dari awal. Penggunaan overtone dalam komposisi kita bisa dengan dua cara:

(1) Menggunakan chord transisi, yang biasanya adalah chord IV/V. Contoh:

Ketika hendak overtone dari skala G Mayor ke A Mayor, maka chord transisi adalah (dengan menggunakan progresi chord contoh):

Overtone Transisi

*D/E adalah chord transisi.

D/E mengubah chord D yang sebelumnya adalah chord dominan dari skala G Mayor menjadi chord sub-dominan dari skala A Mayor setelah ditambahkan bass dengan not E sambil tetap memainkan chord D. Chord transisi ini biasanya dimainkan untuk durasi 1/2 bar bila chord yang sebelumnya dimainkan selama 1 bar (atau disebut Fill In).

(2) Langsung berpindah ke skala yang dituju

Meski beresiko terdengar mendadak atau janggal, komposisi lagu dengan langsung memindahkan skala bisa juga dilakukan tanpa menggunakan chord transisi. Contoh untuk progresi chord yang sama:

Overtone Non-Transisi

Bila perubahan langsung terdengar terlalu mendadak, kita bisa menambahkan melodi yang sudah bermain pada skala overtone untuk menjembatani transisi antara skala:

Overtone Non-Transisi Melodi

Gunakanlah overtone dalam komposisi lagu Anda berikutnya! Apakah contoh-contoh overtone lain yang Anda tahu, atau pernah Anda gunakan dalam komposisi pribadi? Silakan bagi pendapat di bagian komentar!

Istilah mesin pencari:

  • cara membuat komposisi lagu
  • cara overtune
  • contoh lagu modulasi
  • Cara overtone
  • overtune adalah
  • overtone pada gitar
  • komposisi lagu
  • cara mencari overtune kord gitar sebuah lagu
  • pengertian over tone
  • cara overtone sebuah nada