Cara Memberikan Tekanan Pada Lirik Menggunakan Efek Delay Dalam Lagu “Assassin” – John Mayer

Menulis lagu merupakan seni memadukan unsur lirik dan melodi, atau yang dikenal dengan prosodi. Prosodi adalah lirik dan melodi yang “kawin” satu sama lain, artinya lirik yang diucapkan dengan nada yang dinyanyikan memiliki fungsi menunjang satu sama lain: ketika lirik sedih, maka melodi dinyanyikan dengan sedih dan ketika bahagia maka melodi dinyanyikan dengan bahagia.

Pemberian tekanan terhadap lirik-lirik tertentu – seperti judul dalam lagu atau bagian penting lainnya – biasanya dipadukan dengan melodi yang bernada tinggi. Hal ini sering dilakukan oleh penulis lagu yang sukses menghasilkan lagu-lagu komersial papan atas. Selain dari memadukan unsur lirik dengan melodi untuk mendapatkan emosi yang mengangkat, kita juga bisa menggunakan efek-efek artifisial dalam pemrosesan pasca rekaman untuk mendapatkan penekanan tersebut.

Salah satu contohnya adalah lagu “Assassin” oleh John Mayer dalam album terbarunya “Battle Studies”. Lagu ini menceritakan tentang bagaimana sang karakter utama seperti seorang pembunuh bayaran dalam kisah cintanya – selalu berhasil membunuh sasaran-sasarannya dengan mulus dan tanpa cacat – hingga akhirnya bertemu dengan seorang karakter antagonis yang ternyata juga seorang pembunuh bayaran dan kali ini ia yang teregang nyawanya (dalam hal ini, adalah sang karakter utamanya yang hatinya dipatahkan oleh seorang “pembunuh” lainnya).

Tentunya, dalam lagu ini lirik “Assassin” menjadi sangat penting, untuk menekankan kekejaman dan kebiadaban seorang yang sering mematahkan hati orang lain layaknya pembunuh bayaran. Karena lagunya bernada minor, maka John Mayer memutuskan untuk menggunakan efek delay saat kata “Assassin” diucapkan dalam chorusnya:

Efek delay yang digunakan juga bukan sembarangan efek delay. Dan pastinya berbeda dengan efek delay umum yang sering kita dengar di lagu-lagu lain, terutama lagu bergaya electronic dance. Efek delay yang digunakan dalam lagu blues ini adalah delay yang “kotor” dan “lo-fi”. Saya rasa John Mayer menggunakan multitap delay, sehingga terdengar lebih dari satu suara delay. Lapisan delay yang kotor inilah yang justru membuat kata “Assassin” menonjol daripada kata-kata lainnya, sehingga pendengar pun menangkap pesan bahwa lagu ini bercerita tentang bagaimana mematahkan hati seseorang adalah sama seperti membunuhnya.

Coba gunakan efek delay atau efek lainnya untuk memberikan kehidupan yang lebih ke dalam lagu-lagu kamu, terutama ketika vokalisnya memberikan penyampaian yang kurang hidup. Contoh lagu yang saya gunakan efek ini sama seperti sebelumnya: Sitty Asiah – Keeps Coming Back

*Tolong share tutorial cara menggunakan efek untuk mengangkat lirik ini ke teman-teman Anda melalui Facebook, Twitter, atau email. Dukungan Anda sangat membantu saya menghasilkan tutorial yang lebih bagus!
*Klik disini untuk berlangganan tutorial gratis menulis lagu dan dapatkan tips lainnya tentang menggunakan efek untuk mengangkat lirik.
*Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan tentang cara menggunakan efek untuk mengangkat lirik dibawah.

Istilah mesin pencari:

  • makna lagu gravity john mayer
  • arti lagu gravity john mayer
  • dalam lirik lagu dikenal sebutan repetisi artinya adalah
  • lirik lagu gravity john mayer dan terjemahannya
  • terjemahan lirik lagu gravity john mayer
  • arti lirik lagu gravity john mayer
  • terjemahan lagu gravity john mayer
  • terjemahan lagu gravity
  • prosodi adalah
  • Lagu John mayer gravity bercerita tentang apa?