Cara Menulis Lirik Pintar Menggunakan Fragmented Storytelling – Bagian Kedua

Fragmented storytelling adalah teknik penggunaan gaya bercerita tersirat dalam lirik lagu untuk mendapatkan lirik yang bagus: pintar dan bermakna dalam.

Pada bagian pertama, kita melihat keuntungan dari fragmented storytelling ini beserta cara untuk menutupi kelemahannya (tips: gunakan melody yang catchy).

Sekarang, Anda bisa melihat bagaimana saya menemukan teknik ini dan menerapkannya untuk salah satu lagu saya “Sebaik-Baik Wanita” yang berhasil menjadi finalis 8 terbaik di ajang IDP Song and Lyric Competition 2011.

Ciptakan cerita yang utuh

Ketika kompetisi tersebut dibuka, saya langsung membayangkan IDP (Indah Dewi Pertiwi) dan seketika muncul judul lagu “Sebaik-Baik Wanita” di pikiran.

Dari judul, terbayang bahwa cerita dalam lagu adalah tentang seorang wanita yang ingin berubah menjadi lebih baik. Ya, menurut saya sudah banyak lagu dalam negeri yang berusaha terlalu keras menjual ‘cinta’ bermutu rendah, jadi saya coba membuat lagu cinta bermutu tinggi dengan memilih cerita seorang wanita yang ingin mendekatkan diri kepada Tuhan.

Lebih spesifik lagi, dalam pikiran saya wanita ini adalah simpanan seorang pejabat, dan juga sering didekati oleh pria-pria lain untuk memuaskan nafsu mereka. Namun, wanita ini sudah lelah menjalani kehidupan yang palsu, dan ingin menjadi “sebaik-baik wanita”.

Lirik seperti apakah yang terbayang oleh Anda, mendengar wanita dalam cerita seperti itu?

Lirik asli yang saya dapatkan sebagiannya adalah seperti berikut:

Mereka melukisku anggun, raya dalam belitan gaun
Mereka menghirupku tersetrum, dalam embun wangi parfum
Tapi saat pesta berakhir, siapakah yang masih tersihir?
Setelah semua pesona kupunya, terumbar puaskan khayalan pria

(CC BY-SA 3.0) “Sebaik-Baik Wanita” by Endy Daniyanto (ft. Natya Ayu)

*Klik disini untuk mendengar lagunya secara utuh, tapi saya sarankan Anda baca tutorial ini sampai selesai baru kemudian mendengar hasil akhirnya.

Setelah coret-coretan pertama, saya merasa mendapatkan gambaran yang memuaskan tentang karakter yang ingin saya tampilkan.

Tapi saat menulis musik, memilih melodi dan progresi kord, saya menemukan ternyata lirik tersebut terlalu panjang. Karena tempo lagu saya pilih lambat, agar bisa dinyanyikan dengan enak dan durasi lagu tidak kepanjangan maka lirik harus dipotong.

Seberapa banyak cerita harus dipotong?

Sampai setengahnya.

Ya, dari cerita yang Anda tulis secara utuh, seberapapun Anda menyukai hasilnya – potong!

Potong hingga jumlah suku kata enak untuk dinyanyikan, tanpa mengurangi makna yang ingin Anda sampaikan.

Dari coretan awal lagu “Sebaik-Baik Wanita” tersebut, saya memotongnya hingga menjadi seperti berikut:

Mereka melukisku anggun
Mereka menghirupku dan tersetrum
Saat pesta berakhir, siapakah yang masih tersihir?
Setelah terumbar semua pesona?

Bisa Anda baca: liriknya lebih singkat, tapi maknanya masih utuh. Bahkan, maknanya meluas – karena liriknya lebih singkat!

Dengan lirik yang lebih singkat – atau disebut lirik yang terfragmentasi – pendengar Anda bisa menginterpretasinya lebih bebas sehingga makna lagunya bisa bermacam-macam. Karena makna bermacam-macam inilah maka pendengar harus menggali lebih dalam untuk menemukan makna sebenarnya yang ingin disampaikan penulis lagu.

Manfaatkan daya asosiasi otak manusia

Dari makna yang bermacam-macam, bisa muncul emosi yang bermacam-macam.

Sebetulnya fragmented storytelling memanfaatkan salah satu karakteristik cara bekerja otak manusia: daya asosiasi. Daya asosiasi otak adalah kemampuan otak mengingat berbagai hal lainnya, hanya dengan mengingat satu hal pertama.

Contoh, ketika Anda membaca kalimat lirik:

Mereka menghirupku dan tersetrum

Apa yang muncul dalam otak Anda? Menghirup apa? Tersetrum apa?

Inilah yang dimaksud dengan lirik bagus: pintar dan bermakna dalam – karena Anda bisa berkata lebih banyak, dengan jumlah kata yang lebih sedikit!

Tetap Ngehits!

P.S: Kalau Anda butuh bantuan menciptakan lirik yang bagus, pastikan Anda sudah berlangganan tutorial gratis menulis lagu dengan klik link ini karena saya punya penawaran istimewa buat Anda di posting berikutnya.


*Tolong share tutorial cara menulis lirik pintar ini ke teman-teman Anda melalui Facebook, Twitter, atau email. Dukungan Anda sangat membantu saya menghasilkan tutorial yang lebih bagus!
*Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan tentang menulis lirik yang bagus di bagian komentar dibawah.

Istilah mesin pencari:

  • contoh lagu tempo cepat
  • cara menulis lirik pintar menggunakan pragmanted story telling bagian kedua
  • kata kata cinta bermutu lirik lagu
  • lagu yang tepat dinyanyikan dalam story telling
  • natya ayu