Tips “Berani Bangkrut” dari Addie MS kalau Anda ingin Berhasil sebagai Musisi

Dalam diskusi musik klasik di dunia modern yang digelar di Atamerica, Mas Addie MS sebagai narasumber bercerita tentang kesulitan yang dihadapinya sebagai konduktor orkestra.

Masalah utama yang dihadapi orkestra adalah masalah finansial.

Sebenarnya masalah ini umum dihadapi semua musisi. Tapi tantangannya lebih sulit buat orkestra, karena untuk sekali menggelar konser musik klasik dibutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Kebutuhan ruangan yang memadai serta personil orkestra yang bisa mencapai 40 orang lebih membuat Mas Addie MS harus memutar otak setiap kali ingin menggelar konser.

Karena itu, Twilite Orchestra hanya sanggup menggelar konser musik klasik murni sebanyak 2 kali. Selebihnya adalah konser-konser ‘ngejob’.

Salah satu solusi untuk membiayai orkestra adalah dana dari pemerintah. Namun, sama seperti ratusan kegiatan positif lainnya, Mas Addie MS hanya mendapat tepukan di punggung dari pejabat-pejabat dan dorongan semangat untuk terus maju.

Mendidik melalui orkestra agar masyarakat kembali beradab

Lalu apa manfaatnya kalau pemerintah mendanai orkestra Indonesia?

Manfaatnya adalah: untuk pendidikan anak.

Karena dari belajar orkestra, sebetulnya Anda belajar menggabungkan unsur-unsur yang berbeda sehingga tercipta suatu harmoni.

Anak-anak yang belajar orkestra sejak dini, bisa mengembangkan skill untuk membuat perbedaan menjadi harmonis – suatu skill yang sangat penting ketika dewasa di masyarakat yang beraneka ragam.

Sehingga Mas Addie MS sangat yakin, pendidikan orkestra adalah salah satu solusi untuk memperbaiki keadaan masyarakat Indonesia yang semakin tidak beradab.

Setiap orang sukses pasti pernah melalui masa-masa “berani bangkrut”

Selain berbagi tentang kesulitan orkestra di Indonesia, Mas Addie MS juga menceritakan kesulitan yang dialaminya sendiri.

Saat pertama kali aransemen lagu Vina Panduwinata, Mas Addie MS ingin merekam orkestra asli. Ketika itu, label rekamannya berkata:

“belagu banget loe pake rekam orkestra segala”.

Komentar pedas itu membakar semangat Mas Addie MS, sehingga beliau bersedia tidak dibayar bahkan mengeluarkan uangnya sendiri untuk merekam orkestra di Filipina.

Tentu keputusan itu mencekak keuangan pribadi.

Untungnya, hasil kerja keras dan keyakinan Addie MS membuahkan hasil yang luar biasa. Rekaman lagu Vina Panduwinata itu laris manis. Sejak saat itu, Mas Addie MS diberikan izin bila ingin merekam orkestra asli.

Inilah satu faktor yang sering ditemui di semua orang sukses: mereka semua melalui satu tahap dalam hidupnya dimana mereka berani bangkrut.

Karena dengan berani bangkrut, mereka jadi berani bertindak. Mereka tidak punya pilihan lain dan terdesak untuk ‘balik modal’. Akhirnya, keterdesakan itu membuahkan hasil sukses yang luar biasa.

*Apakah Anda berani bangkrut?

Setiap orang sukses berani investasi besar-besaran untuk pendidikan

Mas Addie MS juga punya hobi belajar. Beliau belajar kepada siapa saja yang ada di hadapannya. Apakah itu musisi terkenal, atau sekedar orang biasa, Mas Addie MS tidak pernah menganggap dirinya terlalu hebat untuk belajar.

Contohnya, pada tahun 1984 Mas Addie MS menabung untuk beli tiket pesawat pergi ke Amerika. Disana, beliau menonton konser musik klasik dan membeli banyak buku tentang musik klasik. Saat pulang, Mas Addie membawa satu koper penuh buku dan bangkrut!

Dan hal itu terjadi berulang kali setiap tahun: Nabung; pergi; pulang; bangkrut.

Kalau kata teman saya, Rofan Milhard keyboardis dari band Landria: “Kembali gembel!”

Tapi itulah satu lagi faktor yang selalu ada pada orang sukses: selain berani bangkrut, mereka berani investasi besar-besaran untuk pendidikan mereka.

Saya sering baca komentar, “Jangan mahal-mahal, kan masih buat belajar.”

Itu cara berpikir yang salah besar! Justru pendidikan yang mahal yang harus Anda cari. Selain karena kualitasnya, Anda juga akan jauh lebih menghargai pendidikan itu dan menerapkannya.

Dan dari pendidikan itu, orang sukses menjadi sukses karena pengorbanan yang mereka bayar di depan.

Mas Addie MS sendiri berkata: raihlah pendidikan setinggi mungkin yang kita mampu, karena ilmu akan selalu berkembang.

Apakah Anda masih ragu-ragu untuk investasi besar-besaran pendidikan Anda?

Tetap Ngehits!


*Bila semangat Anda terbakar dengan membaca tutorial ini, tolong sebarkan ke teman-teman Anda melalui Facebook, Twitter, atau email agar semangat mereka juga terbakar!
*Klik disini untuk berlangganan tutorial gratis menulis lagu dan dapatkan tips motivasi semangat untuk sukses sebagai musisi.
*Apakah Anda juga punya kisah pengorbanan pribadi dalam perjalanan Anda membangun karir musik? Silakan share di bagian komentar dibawah.

Istilah mesin pencari:

  • berani bangkrut
  • sebutan keadaan kesulitan keuangan yang membuat banyak orang bangkrut dan dipecat
  • keadaan kesulitan keuangan yang membuat banyak orang bangkrut dan dipecat
  • keadaan kesulitan keuangan yang membuat banyak orang bangkrut dan di pecat
  • cara bikin musik orkestra
  • panduan keyboardis
  • pengertian harmoni/chord
  • Musik orkestra yang bikin semangat
  • menceritakan tentang apa lirik lagu vina panduwinata
  • Landria band download

Enam Komposer Musik Klasik Pilihan Addie MS untuk Belajar Aransemen Orkestra

Aransemen orkestra atau orkestrasi bisa memperkaya lagu ciptaan. Terlebih lagi dengan adanya teknologi instrumen software sehingga kita bisa aransemen orkestra dengan mudah dan hemat biaya.

Tetapi kesulitan utama yang dihadapi aranser pemula bukanlah pada teknologi, melainkan pada skill: bagaimana caranya aransemen orkestra?

Setiap kali Anda melakukan sesuatu yang baru, resepnya adalah belajar kepada yang sudah berhasil. Siapakah komposer klasik yang patut menjadi sumber belajar Anda?

Dari diskusi musik klasik di dunia modern yang diadakan di Atamerica, Mas Addie MS – konduktor dari Twilite Orchestra –  berbagi tentang enam komposer musik klasik yang menjadi inspirasinya:

Gustavo Dudamel

Gustavo Dudamel dari Venezuela adalah musisi lulusan El Sistema. El Sistema adalah program pendidikan musik klasik untuk anak-anak dari daerah ekonomi rendah. Seringkali daerah-daerah ini rawan kejahatan bersenjata, sehingga anak-anak itu sulit mendapatkan akses pendidikan.

Meski begitu, Dudamel kemudian menjadi Music Director untuk Los Angeles Philharmonic Orchestra. Simak video berikut dimana Gustavo Dudamel memimpin Venezuela Youth Orchestra:

Hikmah yang bisa Anda pelajari adalah: apapun keterbatasan yang kita hadapi, selalu ada jalan untuk meraih impian kita dan menjadi yang terbaik!

*Apakah hambatan yang Anda alami ketika berusaha menambahkan aransemen orkestra dalam lagu Anda?

Antonin Dvorak

Mas Addie MS menyarankan agar memiliki gaya sendiri jika ingin membuat komposisi musik klasik yang orisinil.

Contohnya seperti Antonin Dvorak dengan karyanya “New World Symphony” yang terpengaruh oleh kunjungannya ke Amerika:

Hikmah untuk Anda pelajari: ambil inspirasi dari mana saja. Dvorak menulis karya ini pada tahun 1893 saat ia tinggal di Amerika dari tahun 1892-1895.

*Sumber inspirasi apa yang Anda miliki, tanpa harus mengeluarkan tenaga dan biaya ekstra? Manfaatkan itu!

George Gershwin

Atau seperti “Rhapsody in Blue” karya George Gershwin. Karya ini disebut symphonic jazz karena menggabungkan musik klasik dengan musik jazz yang waktu itu populer:

Ceritanya, teman Gershwin menantangnya untuk membuat karya musik klasik. Namun, Gershwin sibuk membuat lagu-lagu pop yang menjual. Temannya itu kemudian memasang pengumuman di koran bahwa Gershwin akan segera mementaskan karyanya. Akhirnya Gershwin tidak punya pilihan lain selain menyelesaikan karyanya!

Hikmah untuk Anda pelajari: gabungkan antara musik-musik yang kita suka (dan juga pasang deadline).

*Kira-kira seperti apa ya kalau Orkes Palapa ditantang untuk membuat karya musik klasik?

John Williams

Selain menghasilkan komposisi musik klasik yang biasa, film scoring kini juga termasuk musik klasik yang banyak menang penghargaan.

Awalnya, film scoring dianggap musik populer dan tidak bisa dinilai sebagai musik klasik yang seni. Namun, dengan adanya scoring film “Star Wars” oleh John Williams, pendapat itu berubah:

Hikmah untuk Anda pelajari: berikan yang terbaik dalam lagu Anda. Meski scoring untuk film sains fiksi, John Williams tetap memperlakukan karyanya seperti komposisi musik klasik yang tradisional.

*Apakah Anda sudah memberikan yang terbaik bagi lagu Anda, dari segi menambahkan aransemen orkestra?

Elmer Bernstein

Mas Addie MS juga menekankan pentingnya komposer modern untuk memasukkan unsur budaya aslinya sendiri.

Karya “Magnificent Seven” oleh Elmer Bernstein adalah contoh karya musik klasik yang sangat tenar – musik ini pasti pernah Anda dengar kalau Anda pernah menonton iklan Marlboro. Mas Addie MS menyebut karya ini sebagai “Amerika banget!”:

Hikmah untuk Anda pelajari: bangga atas budaya sendiri. Ikut-ikutan di awal tidak apa-apa ketika Anda baru mencoba dan belajar, tetapi segera miliki identitas sendiri. Sesuai budaya asli.

*Apakah unsur budaya asli Anda yang bisa Anda masukkan ke dalam aransemen Anda?

Colin McPhee

Nah, untuk sebuah karya yang “Indonesia banget!” justru Mas Addie MS belajar kepada Colin McPhee yang – meskipun namanya adalah orang bule – tapi ia membuat komposisi berjudul “Tabuh-Tabuhan”:

Hikmah untuk Anda pelajari: kenapa ya orang bule itu kesengsem banget sama gamelan? Apa karena buat dia gamelan itu eksotis? Sedangkan buat musisi Indonesia gamelan biasa-biasa saja?

Berarti: masukkan unsur sesuatu yang menurut Anda eksotis – boleh dari dalam negeri ataupun luar negeri.

*Selain ke-6 komposer pilihan Mas Addie MS di atas, siapakah komposer musik klasik yang menjadi inspirasi Anda? Mari kita bahas di bagian komentar.


*Tolong share tutorial aransemen orkestra ini ke teman-teman Anda melalui Facebook, Twitter, atau email. Dukungan Anda sangat membantu saya menghasilkan tutorial yang lebih bagus!
*Klik disini untuk berlangganan tutorial gratis menulis lagu dan dapatkan tips aransemen orkestra lainnya.

Istilah mesin pencari:

  • musik klasik untuk belajar
  • belajar menjadi komposer
  • yhs-fullyhosted_003
  • lagu klasik untuk belajar
  • belajar jadi komposer
  • cara membuat musik orkestra
  • komposer kursus
  • belajar orkestrasi komposisi
  • aransemen musik klasik
  • contoh komposer

Belajar Bersama Addie MS: Raih Penghasilan Besar sebagai Musisi dengan Prinsip Segitiga Musik

Salah satu prinsip kesuksesan adalah: belajar kepada yang sudah berhasil.

Saya menghadiri kesempatan belajar kepada Addie MS sebagai seorang konduktor Twilite Orchestra yang sangat sukses di Indonesia. Mas Addie menjadi narasumber untuk “Diskusi Musik Klasik di Dunia Modern” yang diadakan oleh pusat kebudayaan @america.

Nah, buat teman-teman yang tidak sempat datang (atau tidak tahu informasinya), disini saya ingin sharing tentang ilmu yang saya dapatkan dari Mas Addie MS.

Musik yang hits memenuhi kebutuhan orang lain

Mas Addie MS menyampaikan, musik itu terdiri dari 3 titik dalam sebuah segitiga:

  1. Musik rakyat
  2. Musik seni
  3. Musik populer

Benar sekali. Karena seperti yang ditunjukkan pelajaran sejarah kebudayaan, musik pertama kali digunakan untuk kepentingan acara rakyat seperti merayakan panen, kelahiran, pernikahan, dan kematian.

Pelajaran berharga bagi kita penulis lagu adalah: lagu yang hits tidak bisa dilepas dari konteks.

Karena cara menulis lagu yang hits (menjual) = tulis lagu yang dicari orang lain.

Dan yang dicari orang lain = produk yang bisa memenuhi kebutuhan mereka.

Sama seperti fotografer yang menjual jasa fotografi kepada pasangan yang akan menikah, bisakah seorang penulis lagu menjual jasanya kepada pasangan yang akan menikah?

Jawabannya: bisa. Contohnya: menjadi wedding singer.

Bukti musisi bisa berpenghasilan Rp400.000 per jam

Wedding singer adalah salah satu profesi musisi dengan bayaran tertinggi – saya sendiri pernah dibayar Rp800.000 untuk tampil 2 jam memainkan lagu-lagu yang simpel-simpel saja!

Itu berarti Rp400.000 per jam. Teman saya yang fresh graduate dan bekerja untuk perusahaan internasional minyak dan gas terkemuka saja hanya dibayar Rp9.000.000 per bulan (termasuk tunjangan).

Jumlah jam kerja per minggu = 40 jam (8 jam sehari dikali 5 hari)

Jumlah jam kerja per bulan = 160 jam (40 jam seminggu dikali 4 minggu)

Jumlah bayaran per jam = Rp56.250 (Rp9.000.000 per bulan dibagi 160 jam per bulan)

Anda mending dibayar Rp400.000 per jam atau Rp56.250 per jam?

Itulah kekuatan musik dalam konteks!

Sementara, kebiasaan buruk yang dilakukan sebagian besar penulis lagu adalah: menulis lagu semau-maunya.

*Apa yang terjadi untuk Anda, jika Anda menulis lagu dalam konteks memenuhi kebutuhan orang lain?

Menulis musik idealis atau jualan?

Sebagai seniman yang punya visi artistik, kita perlu tahu apa itu musik seni dan bedanya dengan musik populer.

Musik seni adalah musik yang ditulis secara akademis. Istilahnya Mas Addie MS: art song.

Ya, musik untuk menguji teori musik dan meraih critical acclaim dari sesama musisi. Atau musik yang ditulis murni sebagai ekspresi diri.

Ibaratnya professor musik lah.

Musik seni butuh fokus untuk didengar. Musik populer didengar dengan enjoy-enjoy saja.

Bukan berarti musik yang seni tidak bisa dinikmati penikmat musik awam. Mas Addie MS sendiri mengatakan bahwa musik seni tidak akan mencapai kesuksesan mainstream tetapi akan selalu memiliki tempatnya sendiri.

Sedangkan musik populer memang dirancang untuk kesenangan massal. Karena musik populer punya potensi disenangi rakyat banyak, maka ia juga punya potensi komersial yang tinggi.

Ternyata Beethoven pun menerima bayaran

Sebenarnya kalau kita amati sejarah, musik klasik yang sekarang disebut musik seni dulunya adalah musik populer juga bukan?

Ya, karena dulu satu-satunya cara rakyat bisa menikmati musik adalah dengan mendatangi concert hall. Karena concert hall ini butuh biaya, maka komposer musik klasik pun ketika itu harus membuat karya musik yang bisa laris terjual.

Atau sang komposer menerima pesanan (orderan) dari kaum bangsawan; dengan beginilah kaum bangsawan menunjukkan gengsi mereka kepada bangsawan lainnya.

Dari situlah, ternyata karya Beethoven “9th Symphony” yang disebut sebagai karya terbesarnya adalah hasil orderan komunitas Philharmonic London – Beethoven dibayar untuk menulisnya!

Sama seperti jazz: dulu pada era tahun 1920-an justru musik jazz adalah musik pop – musiknya anak muda untuk berdansa.

Latar belakang jazz yang muncul dari klab-klab hiburan, dari daerah-daerah pemukiman imigran, menjadi sesuatu yang sangat bertolak belakang dengan karakter musik klasik yang santun, rapi, dan ortodidak.

3 langkah menciptakan musik yang hits

Maksud saya disini bukanlah menjadi ahli sejarah kebudayaan, melainkan mengajak Anda untuk sama-sama melihat ternyata banyak asumsi salah yang kita miliki tentang musik dan fungsinya.

Benar, mungkin untuk sekarang musik klasik dan musik jazz (dan juga musik rock) bukan musik mainstream dan bisa disebut musik seni, tetapi pada awal mulanya dulu musik-musik ini pun adalah musik populer.

Mungkin suatu saat nanti Justin Bieber dan SM*SH menjadi musik seni!

Kewajiban musisi bukanlah menilai mana musik yang paling benar. Kewajiban musisi adalah: membuka wawasan tentang semua jenis musik. Kalau ada waktu, pelajari sejarah asal-usulnya.

Yang terutama adalah jangan membiarkan asumsi Anda membatasi kreativitas Anda, dan jangan miliki prasangka tentang mana yang disebut musik seni dan mana yang disebut musik populer.

Kombinasi yang hits adalah musik yang seimbang antara:

  1. Mengekpresikan diri kita (seni)
  2. Disenangi oleh orang banyak (populer)
  3. dan ini paling penting: memenuhi kebutuhan orang lain (rakyat)

Dengan menggunakan Prinsip Segitiga Musik ini, Anda bisa menciptakan lagu yang punya potensi hits yang tinggi sehingga Anda bisa berpenghasilan besar!

Tetap Ngehits!

Istilah mesin pencari:

  • cara menjadi komposer
  • cara menjadi seorang komposer
  • bayaran wedding singer
  • musik rakyat
  • pengertian musik rakyat
  • belajar komposer
  • penghasilan pencipta lagu
  • pengertian wedding singer
  • Wedding Singer adalah
  • byaran weeding singer